Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Jawab Pertanyaan Interview : Ceritakan Pengalaman Organisasi Anda

Cara Jawab Pertanyaan Interview : Ceritakan Pengalaman Organisasi Anda

cara-jawab-pertanyaan-interview-ceritakan-pengalaman-organisasi-anda
Cara menjawab pertanyaan wawancara kerja


Kalau Anda mahasiswa yang tidak pernah ikut organisasi, bagaimana cara jawab pertanyaan interview : Ceritakan pengalaman organisasi Anda ? Temukan jawabannya di artikel ini.

Hari ini kita bahas tentang pertanyaan yang juga suka ditanyakan sama rekruter yaitu ketika Anda diminta menceritakan tentang pengalaman organisasi Anda. Seperti biasa, kita mau pahami dulu kenapa pertanyaan ini ditanyakan. 

Ceritakan Pengalaman Organisasi Anda

Pada dasarnya perusahaan juga adalah sebuah organisasi. Perusahaan tidak jauh berbeda dengan organisasi kemahasiswaan yang Anda ikuti di kampus dengan kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa , dengan organisasi pencinta alam. Setiap organisasi pasti punya pengurus, yaitu dalam hal ini manajemen perusahaan. ada tim finance yang mengurus keuangan. Ada tim HRD yang mengurus tentang member atau karyawan. Dan tentu ada bagian sales and marketing yang mempromosikan produk-produk yang ada di organisasi.

Jadi alasan pertanyaan yang ditanyakan sebetulnya HRD ingin tahu Anda itu pernah berada di dalam situasi yang mirip dengan perusahaan ini. Nah, karena Anda belum pernah kerja, pasti otomatis organisasi jadi contoh yang paling dekat. Inilah alasan kenapa pertanyaan ini ditanyakan.

Cara menjawab pertanyaan interview

Nah, cara menjawabnya bagaimana? Tentu kita bisa ceritakan bahwa kita punya pengalaman bekerja di organisasi a & b dan C. Tapi temen-temen jangan berhenti disitu. Teman-teman juga melanjutkan dengan menceritakan di dalam organisasi tersebut teman-teman punya tanggung jawab apa, punya peran apa, dan kegiatan yang hanya biasa dilakukan.

Teman-teman harus menceritakan dengan jelas seperti apa organisasi tersebut, tugas-tugas dan pekerjaan apa yang teman-teman miliki, kemudian bagaimana cara teman-teman melaksanakan tugas-tugas tersebut dan hasil-hasilnya apa saja.

Jadi setelah bercerita, mudah-mudahan HRD atau pewawancaranya mendengarkan dan bisa mendapat gambaran lebih jelas tentang siapa teman-teman dan peranan teman-teman di organisasi tersebut. Mudah-mudahan kesimpulannya Anda dilanjutkan proses wawancaranya.

Baik, lalu gimana kalau Anda belum pernah punya pengalaman di organisasi. Ini juga pertanyaan yang sering ditanyakan. Menurut saya, seharusnya sebagai seorang mahasiswa pasti setidak-tidaknya satu dua kali pernah mengikuti kegiatan berorganisasi. Hanya Anda tidak sadar saja. Sebetulnya bisa dibilang organisasi itu tidak hanya Badan Eksekutif Mahasiswa atau organisasi-organisasi atau kegiatan-kegiatan yang didukung oleh kampus yang ada didalam badan kampus. 

Organisasi luar kampus

Ini contoh beberapa organisasi yang ada di luar badan kampus yang bisa Anda jadikan jawaban untuk pertanyaan wawancara kerja tentang pengalaman organisasi.

Partime job 

Tempat Anda mengajar di tempat les atau bimbel itu juga organisasi. Anda bekerja untuk seseorang dan Anda punya tanggung jawab yang harus Anda selesaikan. Anda bertanggung jawab untuk membuat anak kelas Anda jadi lebih pintar itu adalah pekerjaan yang dituntut dari organisasi kecil Anda. 

Kerja partime di sebuah coffee shop itu juga organisasi. Anda belajar mendengar arahan dari atasan. Belajar menghafal produk-produk yang ada di engko tersebut. Belajar cara membuat minuman, belajar melayani customer, dan menginput data ke dalam mesin kasir itu juga organisasi.

Jaga warung

Contoh lain ketika Anda menjaga warung punya orang tua, Anda mencatat berapa jumlah gas, berapa jumlah minuman yang terjual, berapa jumlah beras yang terjual. Itu organisasi, Anda sedang belajar skill-skill pembukuan. Anda sedang belajar skill accounting secara tidak langsung meskipun skalanya kecil di dalam warung. Tapi itupun pengalaman organisasi yang Anda bisa ceritakan dengan bangga.

Volunteer kampus

Dan tentu saja pengalaman-pengalaman Anda sebagai volunteer di kampus. Bekerja dengan brand-brand yang ada di kampus. Itu semua pengalaman berorganisasi yang Anda bisa ceritakan. Pada dasarnya, kalau ada pekerjaan yang diberikan kepada Anda, ada target yang diberikan, ada supervisor yang mengawasi pekerjaan, dan ada tim member yang bisa Anda ajak kerjasama, itu sudah bisa disebut organisasi.

Jangan salah, Anda, orang tua, dan karyawan yang bekerja di toko kelontongan itu adalah tim berusaha untuk mencapai tujuan yang sama yaitu memaksimalkan penjualan di toko kelontongan. Semuanya tinggal bagaimana Anda menceritakan ini ke rekruter.

Jadi, meskipun Anda mahasiswa yang kuliah pulang kuliah pulang, jangan berkecil hati karena pengalaman Anda diluar kampus pun bisa dihitung dan diceritakan sebagai pengalaman berorganisasi. Selama Anda tahu cara bercerita dengan baik.

Memang berorganiasi di kampus ada untungnya, network atau jaringan Anda jadi luas. Anda berkesempatan berhubungan, berkenalan dengan kakak-kakak kelas melalui organisasi tersebut yang mungkin akan membantu Anda pada saat Anda melamar kerja nanti.

Ketika melamar kerja dan ada kakak kelas Anda diperusahaan tujuan bisa jadi ada rekomendasi baik yang bisa diberikan oleh kakak kelas Anda ke perusahaan. Tapi saya tahu tidak semua dari kita punya kesempatan, punya privilege untuk bisa berorganisasi di kampus karena waktu, karena kesempatan yang ada, karena harus cari uang misalkan sambil kerja. Itu tidak apa-apa juga kita. Tidak usah berkecil hati. Semua orang sudah dibekali dengan pengalamannya masing-masing. Tinggal bagaimana temen-temen memaksimalkan dan menceritakannya ke dalam interview.