Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Jawab Pertanyaan Interview : Ceritakan tentang diri Anda

ceritakan tentang diri anda

Cara Jawab Pertanyaan Interview : Ceritakan tentang Diri Anda

Hari kita akan bahas tips untuk cara menjawab pertanyaan "Coba ceritakan tentang diri Anda". Pertanyaan ini biasanya kita temuin di awal interview. Sudah pasti HRD akan membuka interview dengan meminta kita menjelaskan, "diri kita siapa sih?" 

Meskipun pertanyaan ini terdengar sederhana, tapi hati-hati ya. Kita bisa salah menjawab atau kita bisa bercerita tentang banyak hal yang terlalu personal. Dan ini bisa membuat kita gagal memberikan kesan pertama yang baik. 

Apa aja do's and dont's-nya? Kita akan bahas di artikel ini.

Do's - Lakukan Ini

Ceritakan siapa diri Anda secara produktif. Ceritakan apa yang Anda kerjakan sehari-hari di kampus. Ceritakan apa yang Anda tempuh dalam perjalanan karir sampai hari ini. Sudah bekerja di mana saja, dan lain-lain. 

Fokuskan perhatian recruiter ke kehidupan profesional Anda. Kalau belum punya kehidupan profesional, cerita tentang pengalaman organisasi juga boleh. Atau cerita tentang pengalaman part-time, atau membuka bisnis itu juga boleh.

Don'ts - Hindari Jawaban Ini

Jangan bercerita ngalor-ngidul tentang kehidupan personal. Menceritakan dari awal Anda SD di mana, SMP di mana, suka makan apa, ke sini naik apa, segala macam. Ini akan memberikan kesan Anda lugu, Anda lucu, tapi juga terkesan Anda orangnya tidak profesional dan tidak bisa mengarahkan percakapan. 

Yang lainnya yang boleh Anda ceritakan adalah tentang hobi produktif.  Misalkan Anda bisa cerita kalau hari Sabtu suka volunteer mengajar untuk anak-anak kurang mampu. Melalui cerita tentang hobi ini, Anda bisa menceritakan sisi lain dari diri Anda di luar dunia profesional. Tapi tetap di dalam ranah bahwa Anda orangnya bisa diandalkan dan bertanggung jawab.

Kita cerita soal mengajar di weekend untuk anak-anak tadi artinya Anda mempunyai komitmen waktu, komitmen harus datang dan mengajar dan mempersiapkan materi. Itu menunjukkan bahwa Anda orangnya bisa diandalkan.

Ketika ditanya hobinya apa, jangan bercerita "Iya, hobi saya main game." "Iya, hobi saya olahraga." Lalu apa? 

Setelah itu, apa yang teman-teman lakukan dengan hobi tersebut?Apa yang teman-teman lakukan untuk membangun skill temen-temen di dalam hobi tersebut sehingga menghasilkan sesuatu yang produktif. Menghasilkan sesuatu yang berguna untuk orang lain. 

Teman-teman juga boleh bercerita tentang arah hidup teman-teman. Memang kalau jujur-jujuran, tidak ada yang tahu arah hidup kita mau kemana. Tapi kalau teman-teman bisa bercerita sedikit saja gambaran kasarnya. Cerita teman-teman bisa memberikan kesan ke HRD bahwa teman-teman orang yang bersemangat, optimis, dan mampu mengarahkan hidupnya sendiri. 

Nah, itu tadi bocoran cara menjawab pertanyaan, "Coba ceritakan tentang diri Anda." Ujung-ujungnya yang perlu teman-teman ingat adalah miliki percaya diri. 

Kita mungkin minder ketika kita bercerita tentang diri kita sendiri. Kita mungkin merasa kita bukan orang yang sehebat yang kita ceritakan. Tapi percaya deh, semua orang, ketika dalam interview, pasti mempoles dirinya sendiri sehingga kelihatan lebih baik Dan itu sah-sah aja untuk dilakukan, selama kita nggak berbohong ya.

Semoga artikel tentang cara menjawab pertanyaan interview kerja ini membantu memberikan gambaran dan juga persiapan lebih baik dalam menghadapi proses interview.